June 4, 2018 Admin 0Comment

Kamu termasuk yang memilih naik roller coaster daripada ujian Farmakokinetika?

Baiklah, itu beralasan. Mata kuliah satu ini adalah momok lain selain Kimia Organik. Farmakokinetika berarti belajar tentang konsep biofarmasetika, farmakodinamika, farmakologi, dan farmakoterapi dan yang paling horor adalah matemarika secara bersamaan. Fiuhhh~~!

Memahami konsep dan perhitungan matematika adalah tantangan yang mau tidak mau harus dihadapi. Tidak ada cara melarikan diri karena mata kuliah ini adalah mata kuliah kompetensi.

Oke, oke, oke semua alasan itu masuk akal. Tetapi mari melihatnya dari sudut pandang lain.

Farmakokinetika adalah salah satu keahlian khusus yang hanya dimiliki Farmasis. Setiap argumentasi klinis yang didasari landasan farmakokinetika yang teliti, akan selalu jadi senjata ampuh bagi farmasis saat membuat asuhan kefarmasian. Bukankah kepastian selalu diungkapkan dengan angka?

Pikirkan bahwa kesembuhan pasien adalah kebahagiaan yang tidak terukur, maka farmakokinetika merupakan upaya untuk mendekati tujuan tersebut. Memastikan bahwa pasien menerima obat dalam batas dosis yang menyembuhkan, dan terhindar dari risiko keracunan adalah kemenangan bagi seorang apoteker. Iya apa iya?

Nah, untuk mendampingi teman-teman dalam belajar, EGC menerbitkan buku Konsep Farmakokinetika Klini Edisi 6 yang ditulis oleh William J. Spruill, William E. Wade, Joseph T. Dipiro dll. Yang membuat kamu memerlukan buku ini adalah karena penjelasannya yang mudah dimengerti. Gambar, bagan, dan grafik yang disajikan memenuhi kebutuhanmu untuk memahami dan bukannya bikin makin pening.

Bukunya bisa di beli di www.egcmedbooks.com ya! Jangan lupa manfaatkan promo BNI IPAY berupa potongan hingga 46.000 rupiah yang berlaku setiap hari Selasa sampai 31 Juli 2018 nanti.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *