February 21, 2020 Admin 0Comment
Pic: unsplash.com/mr lee

Seiring dengan disrupsi irama sirkadian yang dipengaruhi gelap-terang dan terjadi secara massal,ketergantungan terhadap alarm untuk membangunkan seseorang dari tidurnya menjadi sesuatu yang tak bisa ditawar-tawar. Tak heran jika fitur alarm pun telah menjadi fitur wajib yang dibenamkan pada semua merek ponsel. Fitur alarm ponsel ini dilengkapi dengan berbagai fitur ekstra, seperti pengaturan jeda dering, serta pilihan nada baik yang disediakan langsung dari bawaan ponsel, maupun custom yang bisa dipilih pengguna sesuai lagu kesukaannya. Menariknya, jenis nada alarm yang digunakan ternyata memengaruhi kualitas keterjagaan seseorang.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh The Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) University in Melbourne (Australia), pilihan melodi ini memengaruhi performa seseorang selama waktu terjaganya.  Terkait dengan pilihan nada alarm, banyak orang yang mengira bahwa alarm yang bunyinya berisi, berisik atau datar seperti bunyi “beep beep beep” akan meningkatkan kewaspadaan dan lebih efektif untuk memaksanya bangun. Ini mungkin benar karena suara seperti ini mengganggu sehingga setidaknya memaksa seseorang untuk bangun setidaknya untuk mematikan suara tersebut. Sementara  suara-suara yang lebih melodis lebih dihindari karena dianggap alih-alih membangunkan, justru membuat seseorang tidur lebih pulas layaknya lagu pengantar tidur.

Meskipun anggapan di atas mungkin tak bisa dianggap salah, tetapi pilihan nada yang lebih flat justru menghasilkan performa saat terjaga yang kurang optimal. Jika kualitas bangun tidur kurang baik, maka seseorang akan mengalami penurunan kualitas performa hingga hanya 4 jam saja, dan hal ini terkait dengan tingginya tingkat kecelakaan. Kualitas bangun tidur ini terlihat dari fase sleep inertia (periode antara bangun dan tidur). Semakin lama dan intens fase sleep inertia ini, maka semakin buruk kualitas performa seseorang. Kewaspadaannya akan turun dan semakin ceroboh, bingung dan grogi, terutama di pagi hari. Berdasarkan hasil penelitian, fenomena ini justru lebih banyak terjadi pada mereka yang menggunakan nada yang lebih berisik dan kasar dibandingkan mereka yang menggunakan suara alarm yang lebih melodis. Kalau kalian suka pakai jenis suara alarm, seperti apa sobat EGC?

Sumber:

Cohut., Maria, 2020, How your morning alarm may set the tone of your day,  https://www.medicalnewstoday.com/articles/how-your-morning-alarm-may-set-the-tone-of-your-day#Melodic-alarms-may-improve-alertness.  Diakses tanggal 7 Februari 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *