March 2, 2020 Admin 0Comment
Pic: unsplash.com/Alexandru Acea

Alih-alih makanan tinggi lemak, makanan yang tinggi kandung protein justru lebih dapat mengganggu fungsi kardiovaskular. Inilah hasil temuan dari penelitian yang dilakukan oleh Pennsylvania (Penn) State University in State College. Konsumsi makanan tinggi protein meningkat seiring dengan kesadaran dan upaya untuk menurunkan berat badan dan membentuk otot yang marak terjadi saat ini.

Setelah salah satu penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi protein dapat secara langsung bertanggung jawab terhadap terjadinya gangguan pada kardiovaskular, misalnya aterosklerosis. Hal ini berbeda sepenuhnya dengan apa yang dulunya diyakini yaitu lemak sebagai pemicu utama gangguan kesehatan jantung. Penelitian dari Penn state University memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai hal ini.

Efek protein terhadap kesehatan jantung merupakan hasil dari peningkatan risiko kardiometabolik yang disebabkan oleh konten asam amino tinggi sulfur (asam amino sulfur) dalam makanan berprotein. Dua jenis asam amino yang kaya sulfur ini adalah metionin (asam amino esensial), dan sistein (asam amino semi-esensial). Meskipun keduanya sangat penting bagi tubuh, jika keduanya dikonsumsi secara berlebihan justru dapat membahayakan terutama bagi kesehatan jantung.

Konsumsi berlebihan kedua jenis asam amino ini menyebabkan berkembangnya gangguan kardiometabolis, seperti; penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Efek ini terutama muncul setelah pola diet tinggi asam amino sulfur ini berlangsung lama.

Makanan mengandung asam amino sulfur tinggi ini umumnya berasal dari produk protein hewani. Protein nabati yang terkandung dalam buah dan sayur mengandung lebih sedikit asam amino sulfur. Sebenarnya ini bukan hal baru karena pada penelitian terhadap hewan, restriksi makanan dengan kandungan asam amino sulfur dapat memperpanjang usia hewan uji. [Nurhajati Husen & Barrarah Bariid]

 

 

 

Sumber:

Cohut., Maria, 2020, high protein foods may put heart health at risk, https://www.medicalnewstoday.com/articles/high-protein-foods-may-put-heart-health-at-risk#First-epidemiologic-evidence diakses tanggal 7 februari 2020

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *