October 23, 2020 Admin 0Comment

 

Keberadaan reseptor rasa di indera pengecap kita menjadikan kita mampu mengenali dan merasakan rasa dari berbagai material bukan hanya makanan saja. Tetapi pernahkah berpikir mengapa reseptor rasa itu diciptakan? Jika dipikiran kembali, keberadaan rasa ini akan membuat kita menjadi lebih pilih-pilih dalam makanan. Jika saja reseptor ini tidak ada, maka mungkin saja akan lebih mudah bagi kita untuk mengonsumsi makanan berdasarkan kandungan gizinya, dan bukan pada suka atau tidak suka dengan rasanya. Apakah reseptor ini memang hanya berfungsi membuat kita mampu mengenali rasa makanan, atau ada fungsi lain yang lebih daripada itu. Terlebih lagi, ternyata reseptor-reseptor rasa ini tidak hanya ada di lidah melainkan tersebar di bagian tubuh lain.

Sejumlah penelitian memang menunjukkan bahwa indera pengecap/lidah memang punya peran yang melampaui sekadar mengidentifikasi rasa makanan. Penelitian dari Xueying Ren et al mengungkapkan bahwa rasa manis berfungsi sebagai sensor glukosa di hipotalamus, dan pengaturan hipotalamus ini terkait dengan homeostasis energi. Penelitian lain menunjukkan bahwa aktivitas reseptor rasa pahit di lidah oleh obat-obatan pahit mengaktifkan respons perlindungan saluran napas, pembersihan silier, dan bronkodilatasi. Kedua contoh temuan ini jelas menunjukkan bahwa reseptor rasa di lidah memiliki fungsi yang lebih luas dan lebih signifikan daripada yang pernah dibayangkan sebelumnya.

Temuan ini mengonfirmasi peran penting reseptor rasa di lidah dalam metabolisme. Identifikasi rasa menjadi sensor yang memicu serangkaian proses penting dalam tubuh  terutama yang berkaitan dengan metabolisme, seperti yang ditunjukkan oleh reseptor rasa pahit dan manis. Jika demikian adanya, maka tak heran jika hilangnya kemampuan pengecap di lidah, dicurigai menyebabkan gangguan metabolisme yang lebih luas.

Sumber:

Gravina., Stephen A et al, 2013, Human Biology of Taste, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6078535/ Diakses tanggal 18 September 2020

Lu., Ping et al, 2017, Extra Oral Bitter Taste Receptors in Health, and Disease, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5299619/#:~:text=Bitter%20taste%20receptors%20(TAS2Rs%20or,they%20initiate%20bitter%20taste%20perception. Diakses tanggal 18 September 2020

https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19587847/ Diakses tanggal 18 September 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *