April 21, 2022 Admin 0Comment

Secara statistik, Indonesia memang masih membutuhkan banyak sekali perawat. Saat ini, rasio perawat dan pasien adalah 1000:2. Satu atau dua orang perawat mengurusi 1000 orang penduduk. Ini perbandingan yang sangat buruk dibandingkan negara-negara lainnya. Akan tetapi, kebutuhan akan jumlah tidak akan mengalahkan kebutuhan akan keterampilan. Rumah sakit dengan kesibukan yang berjalan 24 jam membutuhkan tenaga perawat berkompeten yang siap turun ke lapangan menangani pasien secara profesional.

Oleh karena itu, selalu ada standar yang diberlakukan dalam perekrutan. Terutama bagi mereka yang akan menjadi perawat klinis. Berikut ini ada 5 kemampuan fundamental yang harus dikuasai seorang Perawat jika ingin diterima/direkrut untuk bekerja di RS impianmu.

  1. Perawatan pasien

Yang paling pertama tentu saja keahlian merawat pasien. Yang dimaksudkan di sini adalah kompetensi perawat dalam membuat asesmen dan rencana perawatan/askep untuk pasien tersebut. Perawat yang kompeten harus bisa mendengar keluhan pasien lalu membuat strategi pengobatan dan menentukan tindakan apa yang dibutuhkan pasien. Secara detail, ada 6 poin yang menjadi prasyarat keahlian ini:

  • Menguasai ilmu keperawatan dasar
  • Menguasai cara membuat pengkajian fisik dan psikososial
  • Menguasai cara perawatan pasien sesuai kategori usianya
  • Mampu membuat strategi membuat rencana terapi yang efektif
  • Terampil dalam membuat manajemen kasus dan kontinum kesehatan
  • Memahami standar hukum dan etika perawatan pasien
  • Resusitasi Jantung Paru

Sebagai sosok Nakes yang paling sering berinteraksi dengan pasien, seorang perawat wajib menguasai kemampuan melakukan resusitasi jantung paru (RJP), agar bisa segera melakukan tindakan penyelamatan segera saat dibutuhkan. Resusitasi jantung paru adalah prosedur penyelamatan nyawa yang dilakukan ketika jantung berhenti memompa darah. RJP yang dilakukan dengan segera meningkatkan kemampuan bertahan hidup seseorang yang mengalami henti jantungĀ  sebesar 2-3x. Oleh sebab itu, perawat yang bersertifikasi dalam melakukan RJP lebih disukai.

  1. Basic Life Support (BLS) dan Advanced Cardiac Life Support (ACLS)

Selain CPR, perawat harus membekali diri dengan sejumlah pelatihan melakukan bantuan hidup (life support) baik tingkat dasar maupun lanjut. Kemampuan melakukan Basic Life Support (BLS), ini adalah keterampilan dasar yang tidak hanya akan memperbaiki pengetahuan, keterampilan, perilaku perawat dalam melakukan pekerjaannya. Perawat yang menguasai ACLS ini merupakan perawat yang memiliki persiapan mumpuni untuk menyelamatkan pasien dan pastinya RS manapun menginginkan perawat seperti ini.

  1. Emergency and Critical Care Nursing

Seorang perawat harus siap 24 jam untuk menerima kedatangan pasien yang dibawa dalam keadaan darurat. Pasien dalam keadaan gawat darurat tidak hanya membutuhkan penanganan yang tepat, tetapi juga harus dilakukan dalam waktu cepat. Pilihan tindakan yang tepat tetapi lambat dilakukan akan sia-sia, itulah sebabnya seorang perawat harus siap bekerja dalam lingkungan kerja yang butuh gerak cepat di bawah tekanan. Atas dasar itu, seorang perawat harus menyiapkan diri dengan bekal pengetahuan bekerja di unit perawatan intensif, menolong pasien dengan penyakit serius dan kompleks, juga penyakit dan kecelakaan yang butuh perawatan dan pengamatan yang cermat.

  1. Manajemen kasus

Perawatan yang kompeten harus menguasai manajemen kasus. Perawatan pasien dilakukan dari hari ke hari sehingga perawat harus mampu membuat rencana manajemen kasus yang berkelanjutan dengan memonitor perkembangan keadaan pasien dan mengambil tindakan yang dibutuhkan untuk tetap menjaga pasien sehat dan aman dan ini harus mampu dilakukan pasien per pasien. Karena seorang perawat tidak hanya merawat satu pasien saja, maka ia harus mampu melakukan manajemen kasus dengan baik sehingga semua pasien yang berada dalam tanggung jawabnya mendapatkan perawatan optimal sesuai keadaannya masing-masing.

Oleh karena itu, jika ingin bekerja di Rumah sakit besar yang menjadi impianmu, pastikan ke-5 keterampilan dan kemampuan di atas sudah kamu kuasai dengan baik. Tidak hanya cukup dengan bisa dan tahu saja.

Sumber:

https://www.goodwin.edu/enews/vital-nursing-skills/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *