
Menyadari adanya gangguan jantung sedini mungkin merupakan cara yang paling baik untuk mendapatkan hasil terapi yang optimal. Jantung merupakan organ vital, yang menyokong seluruh bagian tubuh, sehingga gangguan fungsi jantung akan berpengaruh pada seluruh sistem tubuh. Penanganan dini akan mampu mengurangi kerusakan lebih lanjut. Sayangnya, yang sudah-sudah, masalah jantung baru diidentifikasi pada kondisi lanjut dan organ-organ sudah menanggung terlalu banyak efek negatif akibat gangguan tersebut.
Sebenarnya ada banyak tanda di luar gejala sekitar jantung yang dapat menjadi petunjuk bahwa jantung sedang berada dalam masalah! Salah satunya adalah tanda-tanda yang tampak pada area kaki. Setidaknya ada 4 gejala jantung yang muncul di kaki, yaitu:
- Bengkak pada kaki bawah
Salah satu penyebab pembengkakkan pada kaki bagian bawah adalah karena sirkulasi darah yang tidak berjalan lancar. Penyebabnya bisa antara 3 ini, yaitu pertama adanya sumbatan di pembuluh darah atau Deep Vein Thrombosis (DVT) yang menyebabkan aliran darah tersumbat dan menumpuk di wilayah kaki. Kedua adalah akibat jantung gagal dalam memompa darah secara normal (penyakit gagal jantung), dan kemungkinan ketiga adalah kondisi kronik yang disebut insufisiensi vena. Gangguan ini terjadi karena darah tidak sepenuhnya meninggalkan kaki menuju rute alir selanjutnya dan menumpuk di kaki. Biasanya pembengkakan akibat insufisiensi vena akan mengalami perparahan dari waktu ke waktu.
- Nyeri kram pada kaki
Nyeri kram pada kaki bisa terjadi karena kondisi cedera otot. Tapi jangan yakin dulu lantas mengabaikannya! Nyeri kram pada kaki, betis, paha, dan kaki bisa jadi tanda adanya gangguan yang disebut penyakit arteri perfer. Penyakit ini terjadi akibat penyempitan pembuluh darah dan sirkulasi darah ke kaki yang tidak optimal. Sumbatan terbentuk dari plak yang menempel pada pembuluh darah di wilayah kaki sehingga menyebabkan blokade aliran darah. Jika tidak segera ditangani, bisa terjadi sumbatan total yang meningkatkan risiko gangren sehingga amputasi terpaksa harus dilakukan.
- Benjolan pada jari-jari kaki
Benjolan pada kaki (atau bisa juga di tangan) akibat masalah jantung disebut nodul Osler. Nodul Osler ini merupkan pertanda adanya endokarditis, atau peradangan di dalam bilik-bilik jantung atau pembuluh darah. Peradangan akibat infeksi dapat menyebar mengikuti aliran darah dan menempel pada area jantung yang lemah. Kondisi ini berbahaya dan bisa mengancam nyawa!
- Perubahan warna pada telapak kaki
Penampilannya mirip memar berwarna kecokelatan atau kemerahan yang terjadi pada telapak kaki. Kondisi yang juga dikenal dengan nama lesi Janeway ini merupakan tanda selain nodul Osler yang menandakan adanya endokarditis. Lesi janeway tidak menimbulkan nyeri, tetapi membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Diskolorasi ini sendiri disebabkan karena sepsis embolik, yaitu infeksi yang menyebabkan sumbatan pada pembuluh darah.
Beberapa dari tanda-tanda yang disebut di atas memang tidak selalu menandakan gangguan jantung. Akan tetapi, untuk antisipasi dan penanganan dini demi hasil terapi yang lebih baik, tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut jika menjumpai tanda-tanda tersebut. Sering kali kita mengabaikan tanda-tanda ketidaknormalan yang terjadi hanya karena takut mendengar diagnosis. Inilah yang sering menjadi penyebab penanganan penyakit jantung di negara kita tidak berjalan seefektif di negara-negara maju. Mengabaikan tanda-tanda penyakit tidak akan membuat penyakit pergi dengan sendirinya, malah membuat keadaan makin parah karena tidak segera diatasi. Salam sehat!

