
Kanker adalah salah satu penyakit yang banyak menelan korban jiwa di seluruh dunia. Penelitian dan pengembangan obat baru terus dilakukan untuk mencari alternatif obat baru yang lebih ampuh dan lebih aman. Tetapi hal ini bukan hal yang mudah. Pengembangan obat-obatan untuk membunuh sel kanker menghadapi banyak rintangan, bukan saja soal penemuan senyawa aktif baru yang efektif dengan efek samping yang lebih ringan.
Salah satu tantangan yang belum bisa dipecahkan adalah resistansi obat kanker. Pada awalnya, senyawa aktif yang dikembangkan menunjukkan efikasi yang baik dan menjanjikan. Tetapi, itu hanya terjadi di awal saja. Setelah beberapa waktu, efektivitas obat kanker menurun cukup signifikan dari apa yang diharapkan. Penyebabnya adalah berkembangnya resistansi sel-sel kanker terhadap obat-obat anti-kanker.
Dalam upaya mengatasi masalah resistansi ini, pertama-tama harus dipahami dulu bagaimana resistansi ini terjadi. Penelitian terbaru menjadi salah satu jawaban yang diharapkan akan membuka tabir yang menghalangi para peneliti dalam mencari jalan keluar. Dalam studi terbaru ini, para peneliti berhasil mengidentifikasi proses yang memungkinkan resistansi terjadi, yaitu makropinositosis. Dengan bantuan makropinositos ini, sel-sel kanker dapat mengonsumsi sel-sel yang mati untuk menghasilkan energi dan nutrisi yang membantu mereka untuk tumbuh.
Pada umumnya, obat-obat kanker bekerja dengan menganggu/merusak kemampuan sel kanker untuk bermetabolisme dan tumbuh. Cara lainnya adalah dengan membatasi aliran darah menuju sel kanker yang akan membuat mereka tidak dapat mengakses energi dan nutrisi. Sel kanker adalah sel membutuhkan energi dan nutrisi yang sangat besar, sehingga mekanisme ini menjadi pilihan dalam membunuh sel kanker. Tetapi dengan makropinositosis, sel-sel kanker dapat menghindari kedua efek ini.
Temuan ini tentu saja menjadi angin segar bagi pengembangan obat kanker. Kini para peneliti dapat mulai mengupayakan pengembangan obat atau metode yang dapat menghambat atau mengganggu proses makropinositosis ini, dan mencegah terjadinya resistansi obat kanker di masa mendatang.[Nurhajati Husen & Barrarah Barrid]
Sumber:
Huzar., Timothy, 2020, Cancer Tumor Gain Drugs Resistance by Eating Dead Cells, https://www.medicalnewstoday.com/articles/cancer-tumors-gain-drug-resistance-by-eating-dead-cells#Cancer-drug-resistance/ diakses tanggal 2 April, 2020
