May 12, 2020 Admin 0Comment

Obat-obat golongan kortikosteroid adalah salah satu jenis obat yang umum digunakan di masyarakat, baik dengan resep dokter, maupun swamedikasi, meskipun ini sebenarnya melanggar aturan penggunaan obat. Kortikosteroid merupakan kelompok obat yang digunakan dalam spektrum yang cukup luas. Mulai dari mengobati keluhan nyeri gigi dan pembengkakan gusi, asam urat, hingga asma. Obat ini banyak dipakai karena  efektivitasnya sebagai antiinflamasi yang poten.

Dalam kasus penyakit Covid-19 yang saat ini tengah mewabah di seluruh dunia, penggunaan kortikosteroid ini menimbulkan kekhawatiran. Obat ini memiliki efek samping menurunkan daya tahan tubuh, yang pada keadaan seperti saat ini, merupakan hal yang harus dihindari. Di lain sisi, kortikosteroid telah lama digunakan khususnya untuk gangguan pernapasan pada kasus asma dan PPOK.

Terkait hal ini, ada dua pendapat yang bisa dijadikan dasar untuk menggunakan atau tidak menggunakan kortikosteroid untuk mengatasi peradangan pada saluran napas pada pasien Covid-19. Pandangan pertama adalah dari para editor JCEM yang menyebutkan bahwa orang-orang yang menggunakan kortikosteroid secara rutin, memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk terinfeksi Covid-19 karena sistem imunnya lemah dan tidak efektif untuk melawan virus SARS-CoV-2. Tak hanya itu, pengguna rutin kortikosteroid juga akan mengalami gangguan klinis yang lebih parah dibandingkan dengan non-pengguna.

Pendapat kedua adalah dari National Center for Biotechnology Information, Amerika Serikat yang berpendapat bahwa efek imunosupresif ini baru tercapai pada penggunaan kortikosteroid dosis tinggi sehingga seharusnya masih bisa dipertimbangkan. JCEM sendiri tetap menyarankan bahwa penggunaan kortikosteroid secara IV juga tetap bisa dilakukan pada pasien Covid-19, jika ada kebutuhan untuk mengatasi gangguan ginjal. WHO sendiri menentang penggunaan kortikosteroid dalam bentuk apa pun pada pasien Covid-19.

Dengan keadaan seperti ini, maka penting bagi semua orang untuk mencegah agar anggota keluarga yang memang harus menggunakan kortikosteroid, untuk terhindar dari infeksi SARS-CoV-2 ini karena kemungkinan efek yang mungkin akan sangat fatal. Terutama bagi pasien gangguan saluran napas seperti penderita asma dan PPOK yang memang sangat membutuhkan kortikosteroid.[Nurhajati Husen & Barrarah Bariid]

Sumber:

Huzar., Timothy, 2020, People on steroids for chronic Ilness may be more at risk of Covid-19, https://www.medicalnewstoday.com/articles/people-on-steroids-for-chronic-illness-may-be-more-at-risk-of-covid-19/ diakses tanggal 9 April, 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *