
Dalam penelitian terkait penyakit gangguan metabolisme, jaringan lemak putih menjadi komponen pembahasan yang penting karena merupakan komponen penyusun dari jaringan lemak yang menyebabkan obesitas. Lemak putih adalah salah satu dari dua jenis lemak yang dikenal sejauh ini. Selain sel-sel lemak putih, ada juga sel lemak cokelat. Keduanya berbeda secara fungsional, jika lemak cokelat berperan dalam pembakaran lemak, maka lemak cokelat berperan sebagai cadangan makanan.
Peran lemak putih ini merupakan bagian dari evolusi manusia dalam menghadapi ancaman kelaparan. Namun, di masa sekarang ketika makanan berlimpah dan mudah diperoleh, lemak putih menjadi ancaman bagi kesehatan. Obesitas yang dihasilkan salah satunya oleh pola makan yang salah merupakan prekondisi bagi berkembangnya berbagai penyakit. Mulai dari diabetes melitus, stroke, hipertensi, dan lain sebagainya. Sel lemak putih yang menyusun jaringan adiposa mampu menghasilkan berbagai senyawa yang berperan penting dalam patogenesis berbagai penyakit.
Akan tetapi, generalisasi ini harus diurai kembali. Tidak semua sel lemak putih berbahaya. Sebelumnya, telah diketahui bahwa posisi penumpukanlemak putih menentukan sifat bahayanya. Contohnya, tumpukan lemak putih di perut, lebih berisiko menimbulkan diabetes dibandingkan tumpukan sel lemak putih di paha ataupun pinggang.
Sebuah penemuan lain semakin memperjelas temuan sebelumnya ini. Tim dari The Joslin Diabetes Center in Boston and Boston University, Massachusetts menemukan bahwa sel lemak putih terbagi setidaknya dalam dua kelas yang berbeda. Sel-sel lemak putih yang belum matang, tidak mengikuti satu pola maturitas. Sel-sel ini dapat berkembang sesuai dengan pola ekspresi gen yang berbeda, dan pola ekspresi gen berbeda tentunya bisa menjadi petunjuk adanya sifat dan fungsi sel yang berbeda pula.
Meskipun ini masih dalam tahap awal, penemuan ini semakin membuka jalan bagi penanganan gangguan obesitas di masa mendatang. Dengan mengetahui sifat alamiah dari sel, sel lemak putih secara lebih rinci, akan memberikan gambaran pendekatan mengatasi obesitas secara efektif di kemudian hari.
Sumber:
Berman., Robby, 2020, Study finds different types of human white fat cells, https://www.medicalnewstoday.com/articles/study-finds-different-types-of-human-white-fat-cells#Tip-of-the-iceberg

