April 9, 2021 Admin 0Comment

Meskipun berbagai penelitian terus dilakukan dan pengembangan obat baru terus hadir, namun pengobatan kanker nyatanya masih menjadi tantangan dalam praktik klinis. Sel kanker memiliki kekhususan yang menyulitkan pengobatan. Jika dilihat secara seluler, sel kanker terdiri dari ribuan bahkan jutaan (bergantung pada ukurannya) sel yang sebenarnya sedikit berbeda satu sama lain. Setiap sel kanker memiliki mutasi, ekspresi gen, morfologi, kecepatan proliferasi, bahkan potensi metastasis yang sedikit berbeda satu sama lain.

Heterogenitas inilah yang menjadi penghalang dalam pengobatan kanker. Variasi ini memungkinkan terjadinya resistansi satu atau beberapa sel kanker di awal terapi. Ini menjelaskan mengapa terapi tumor yang ada saat ini hanya membuat ukuran tumor berkurang, tetapi hanya beberapa jenis saja yang bisa disembuhkan. Upaya untuk memetakan profil molekuler sel kanker dengan Teknik tradisional dapat digunakan untuk mengidentifikasi mutasi, dan pola ekspresi gen yang umum terjadi pada kanker. Akan tetapi, tidak memadai untuk mutasi dan ekspresi gen yang jarang dan yang terjadi pada klon sel subpopulasi. Untuk kekurangan ini, dihadirkan teknologi sel tunggal untuk menganalisis mutasi dan pola ekspresi gen pada sel secara individual. [Nurhajati Husen & Barrarah Bariid]

Sumber:

https://www.nature.com/articles/d42473-019-00310-5

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *