
Dalam penanganan kanker, metastasis adalah mimpi buruk karena metastasis adalah penyebab utama kematian pada kanker. Berbagai temuan menunjukkan bahwa jauh sebelum metastasis terdeteksi, sel-sel kanker sudah terlebih dulu menyebar ke area di luar lokasi awalnya, namun berada dalam keadaan inaktif (dormansi). Correia dkk, melakukan penelitian dan menemukan bahwa sel NK memiliki peran penting dalam proses dormansi sel kanker ini.
Sel NK adalah salah satu sel dalam sistem imun yang berperan membunuh sel-sel lain yang tidak dibutuhkan dan menghasilkan molekul-molekul messenger larut berupa sitokin dan kemokin. Pada sel kanker, ditemukan bukti bahwa sel NK lebih berperan dalam membunuh sel kanker yang menyebar dibandingkan dengan membunuh sel kanker pada lokasi awalnya. Penelitian yang dilakukan Correia dkk, mengonfirmasi hal ini.
Uji pada tikus yang diinduksi untuk mengalami kanker hati menunjukkan bahwa sel NK merupakan satu-satunya sel imun yang meningkat pada saat sel kanker mengalami dormansi. Ketika jumlah sel NK atau fungsinya ini ditekan, maka sel kanker pun bisa teraktivasi kembali untuk melakukan duplikasi. Ketika sel mengalami fase dormansi, akan terjadi penurunan regulasi ekspresi molekul ligan yang dapat mengaktifkan sel NK. Pada keadaan dormansi, sel kanker pun menjadi resistans terhadap kematian yang dimediasi sel NK. (Penulis: Nurhajati Husen, Editor: Barrarah Bariid)
Referensi:
